Sabtu, 23 Juni 2012

Proses Mekanisme Siklus Jantung (SISTOL DAN DIASTOL)

Siklus jantung terdiri dari periode sistol (kontraksi dan pengosongan isi) dan diastole (relaksasi dan pengisian jantung). Atrium dan ventrikel mengalami siklus sistol dan diastole yang terpisah. Kontraksi terjadi akibat penyebaran eksitasi ke seluruh jantung, sedangkan relaksasi timbul satelah repolarisasi otot jantung.

Selama diastole ventrikel dini, atrium juga masih berada dalam keadaan distol. Karena aliran darah masuk secara kontinu dari system vena ke dalam atrium, tekanan atrium sedikit melebihi tekanan ventrikel walaupun kedua bilik tersebut melemas. Karena perbedaan tekanan ini, katup AV terbuka, dan darah mengalir mengalir langsung dari atrium ke dalam ventrikel selama diastole ventrikel. Akibatnya, volume ventrikel perlaha-lahan meningkat bahkan sebelum atrium berkontraksi. Pada akhir diastol ventrikel, nodus SA mencapai ambang dan membentuk potensial aksi. Impuls menyebar keseluruh atrium. Depolarisasi atrium menimbulkan kontraksi atrium, yang memeras lebih banyak darah ke dalam ventrikel, sehingga terjadi peningkatan kurva tekanan atrium. Peningkatan tekanna ventrikel yang menyertai berlangsung bersamaan dengan peningkatan tekanan atrium disebabkan oleh penambahan volume darah ke ventrikel oleh kontraksi atrium. Selam kontraksi atrium, tekanan atrium tetap sedikit lebih tinggi daripada tekanan ventrikel, sehingga katup AV tetap terbuka.

Diastol ventrikel berakhir pada awal kontraksi ventrikel. Pada saat ini, kontraksi atrium dan pengisian ventrikel telah selesai. Volume darah di ventrikel pada akhir diastol dikenal sebagai volume diastolik akhir(end diastilic volume,EDV), yang besarnya sekitar 135 ml. Selama sikluus ini tidak ada lagi darah yang ditambahkan ke ventrikel. Dengan demikian, volume diastolik akhir adalah jumlah darah maksimum yang akan dikandung ventrikel selama siklus ini.

Setelah eksitasi atrium, impuls berjalan melalui nodus AV dan sistem penghantar khusus untuk merangsang ventrikel. Secara simultan, terjadi kontraksi atrium. Pada saat pengaktifan ventrikel terjadi, kontraksi atrium telah selesai. Ketika kontraksi ventrikel dimulai, tekanan ventrikel segera melebihi tekanan atrium. Perbedaan yang terbalik ini mendorong katup AV ini menutup.

Setelah tekanan ventrikel melebihi tekanan atrium dan katup AV telah tertutup,tekanan ventrikel harus terus meningkat sebelum tekanan tersebut dapat melebihi tekanan aorta. Dengan demikian, terdapat periode waktu singkat antara penutupan katup AV dan pembukakan katup aorta pada saat ventrikel menjadi bilik tetutup. Karena semua katup tertutup, tidak ada darah yang masuk atau keluar ventrikel selama waktu ini. Interval waktu ini disebut sebagai kontraksi ventrikel isovolumetrik (isovolumetric berarti volume dan panjang konstan). Karena tidak ada darah yang masuk atau keluar ventrikel, volume bilik ventrikel tetap dan panjang serat-serat otot juga tetap. Selama periode kontraksi ventrikel isovolumetrik, tekanan ventrikel terus meningkat karena volume tetap.

Pada saat tekanan ventrikel  melebihi tekanan aorta, kautp aorta dipaksa membuka dan darah mulai menyemprot. Kurva tekanan aorta meningkat ketiak darah dipaksa berpindah dari ventrikel ke dalam aorta lebih cepat daripada darah mengalir pembuluh-pembuluh yang lebih kecil. Volume ventrikel berkurangs secara drastis sewaktu darah dengan cepat dipompa keluar. Sistol ventrikel mencakup periode kontraksi isovolumetrik dan fase ejeksi (penyemprotan) ventrikel.

Ventrikel tidak mengosongkan diri secara sempurna selam penyemprotan. Dallam keadaan normal hanya sekitar separuh dari jumlah darah yang terkandung di dalam ventrikell pada akhir diastol dipompa keluar selama sistol. Jumlah darah yang tersisa di ventrikel pada akhir sistol ketika fase ejeksi usai disebut volume sistolik akhir (end sistolik volume,ESV), yang jumlah besarnya sekitar 65 ml. Ini adalah jumlah darah paling sedikit yang terdapat di dalam ventrikel selama siklus ini.

Jumlah darah yang dipompa keluar dari setiap ventrikel pada setiap kontraksi dikenal sebagai volume /isi sekuncup (stroke volume,SV); SV setara dengan vvolume diastolik  akhir dikurangi volume sistolik akhir; dengan kata lain perbedaan antara volume darah di ventrikel sebelum kontraksi dan setelah kontraksi adalah jumlah darah yang disemprotkan selama kontraksi.

Ketika ventrikel mulai berelaksasi karena repolarisasi, tekanan ventrikel turun dibawah tekanan aorta dan katup aorta menutup. Penutupan katup aorta menimbulkan gangguan atau takik pada kurva tekanan aorta yang dikenal sebagai takik dikrotik (dikrotik notch). Tidak ada lagi darah yang keluar dari ventrikel selama siklus ini karena katup aorta telah tertutup. Namun katup AV belum terbuka karena tekanan ventrikel masih lebih tinggi dari daripada tekanan atrium. Dengan demikian semua katup sekali lagi tertutup dalam waktu singkat yang disebut relaksasi ventrikel isovolumetrik. Panjang serat otot dan volume bilik tidak berubah. Tidak ada darah yang masuk atau keluar seiring dengan relaksasi ventrikel dan tekanan terus turun. Ketika tekanan ventrikel turun dibawah tekanan atrium, katup AV membuka dan pengisian ventrikel terjadi kembali. Diastol ventrikel mencakup periode ralaksasi isovolumetrik dan fase pengisian ventrikel.

Repolarisasi atrium dan depolarisasi ventrikel terjadi secara bersamaan, sehingga atrium berada dalam diastol sepanjang sistol ventrikel. Darah terus mengalir dari vena pulmonalis ke dalam atrium kiri. Karena darah yeng masuk ini terkumpul dalam atrium, tekanan atrium terus meningkat. Ketika katup AV terbuka pada akhir sisitl ventrikel, darah yang terkumpul di atrium selama sistol ventrikel dengan cepat mengalir ke ventrikel. Dengn demikian, mula-mula pengisian ventrikel berlangsung cepat karena peningkatan tekanan atrium akibat penimbunan darah di atrium. Kemudian pengisian ventrikel melambat karena darah yang tertimbun tersebut telah disalurkan ke ventrikel, dan tekanan atrium mulai turun. Selama periode penurunan pengisian ini, darah terus mengalir dari vena-vena pulmonalis ke dalam atrium kiri dan melalui katup AV yang terbuka ke dalam ventrikel kiri. Selama diastol ventrikel tahap akhir, sewaktu pengisian ventrikel berlangsung lambat, nodus SA kembali mengeluarkan potensial aksi dan siklus jantung dimulai kembali.


SUMBER : http://oktavie.wordpress.com/2010/05/16/mekanisme-siklus-jantung/

Sabtu, 09 Juni 2012

Pemicu Serangan Jantung Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Berbagai pemicu serangan jantung sebenarnya bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kopi hingga polusi udara. Besarnya peningkatan risiko serangan jantung berbeda-beda tergantung pemicunya dan inilah perbandingannya. Peningkatan risiko serangan jantung berdasarkan pemicu umum yang bisa ditemukan di lingkungan sehari-hari adalah antara lain sebagai berikut :

1. Kopi : Efek kafein adalah memacu kerja jantung dan meningkatkan aliran darah ke otot, sehingga meningkatkan tekanan darah. Pecandu kopi rata-rata 1,5 lebih rentan mengalami serangan jantung dalam waktu 1 jam sesudah minum kopi.

2. Alkohol : Alkohol juga bisa meningkatkan tekanan darah sehingga beban jantung meningkat. Peminum alkohol 3 kali lebih berisiko mengalami serangan jantung dalam waktu 12 jam sesudah minum minuman alkohol.

3. Polusi lalu lintas : Berbagai masalah jantung termasuk penyumbatan pembuluh darah lebih sering dialami orang yang tinggal di tepi jalan utama. Polusi meningkatkan risiko serangan jantung hingga 3 kali lipat dalam waktu 1 jam.

4. Olahraga berat : Olahraga berat jika dilakukan oleh orang yang biasanya tidak rutin berolahraga justru akan mendatangkan bahaya. Bagi yang jarang olahraga, risiko serangan jantung saat berolahraga berat bisa meningkat 3 kali lipat dibandingkan yang rutin berolahraga.

5. Aktivitas seks : Denyut jantung dan tekanan darah akan mengalami peningkatan drastis saat seseorang mengalami orgasme, baik melalui masturbasi maupun hubungan seks. Berbagai aktivitas seksual itu meningkatkan risiko serangan jantung sebanyak 4 kali lipat dalam waktu 2 jam sesudahnya.

6. Makan berlebihan : Makan berlebihan, apalagi jika banyak mengandung lemak dan garam juga bisa meningkatkan tekanan darah. Akibatnya risiko serangan jantung meningkat 7 kali lipat dalam waktu 1 jam sesudah makan sampai kekenyangan.

7. Kokain : Penggunaan narkotika khususnya kokain meningkatkan serangan jantung hingga 24 kali lipat dalam waktu 24 jam sesudahnya. Namun studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Lancet membuktikan, polusi udara sebenarnya 5 kali lebih membahayakan jantung dibandingkan koka 

Kamis, 07 Juni 2012

6 Gejala Serangan Jantung pada Wanita



Penyakit jantung pada pria dan wanita mempunyai gejala yang berbeda. Gejala serangan jantung yang umum adalah berupa terasa sesak nafas seperti di tindih beban berat, dan ini cenderung sering terjadi pada pria.
Faktanya, sekitar 43 persen wanita yang mengalami masalah jantung koroner tidak mengalami gejala nyeri dada sama sekali. Gejala serangan jantung pada wanita memang tak terlalu terlihat jelas. Sehingga, wanita seringkali telat memeriksakan diri. Padahal, kemungkinan bertahan hidup dapat meningkat 23 persen jika diberikan perawatan tiga jam setelah serangan, dan 50 persen jika tindakan medis diberikan satu jam setelah terjadi serangan.
Karena itu, penting mengetahui gejala-gejala serangan jantung pada wanita. Tentunya, agar Anda lebih cepat mendeteksi serangan jantung dan risiko kematian bisa ditekan.
1. Kelelahan ekstrim
Selama bebrapa hari atau mungkin satu minggu sebelum serangan jantung terjadi, 70 persen wanita merasa sangat lemah dan kelelahan luar biasa. Rasanya tiba-tiba seperti tak ada tenaga untuk mengangkat laptop atau menyiapkan makanan.
2. Nyeri yang tak terlalu terasa
Wanita memang cenderung tak merasa nyeri di dada saat mengalami serangan jantung. Tapi justru merasa nyeri di bagian atas punggung, bahu, leher, atau rahang.
3. Berkeringat berlebihan
Anda tiba-tiba bisa berkeringat sangat banyak tanpa sebab. Kulit wajah juga terlihat sangat pucat.
4. Mual atau pusing
Sebelum serangan jantung, wanita juga cenderung mengalami gangguan pencernaan hingga muntah. Kepala juga terasa sakit dan membuat Anda seperti ingin pingsan.
5. Sulit tidur
Sebagian besar wanita yang mengalami masalah jantung akan sulit tidur nyenyak karena sering terbangun di tengah malam.
6. Sangat gelisah
Banyak wanita yang merasa gelisah, ketakutan dan khawatir tanpa sebab sebelum serangan jantung terjadi.
Tubuh, seperti memberi tahu akan terjadi sesuatu. Untuk itu, jangan menyepelekan jika Anda merasa ada yang tidak beres dengan tubuh Anda. Segera periksakan diri ke dokter.

Kamis, 31 Mei 2012

7 Pegulat yang Meninggal Karena Serangan Jantung

1.The British Bulldog (David Smith) - The British Bulldog meninggal pada tanggal 18 mei 2002 setelah menderita serangan jantung saat berlibur di Invermere, British Columbia dengan pacarnya.





2.Captain Lou Albano (Louis Vincent ) - Pada Mei 2005, Captain Lou mengalami serangan jantung, beruntung ia kembali pulih setelah di rawat di rumah sakit dan kemudian diperbolehkan kembali kerumah dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa. Namun sayang pada tanggal 14 Oktober 2009, ia meninggal dalam tidurnya karena serangan jantung.





3.Umaga (Edward Fatu) - Pada tanggal 4 Desember 2009, Umaga ditemukan tidak bernapas dengan darah keluar dari hidung dan dilarikan ke rumah sakit. Ditemukan bahwa ia menderita serangan jantung. Umaga meninggal setelah mengalami serangan jantung kedua pada usia 36 tahun. Resmi penyebab kematian adalah keracunan akut karena efek gabungan dari xanax, carisoprodol, dan diazepam.






4.Road Warrior Hawk (Michael James Hegstrand) - Hawk meninggal pada tanggal 19 Oktober 2003 di pagi hari di rumahnya di Pantai Indian Rocks, Florida pada usia 46 tahun. Teman-temannya mengatakan bahwa ia dan istrinya baru saja membeli Dale kondominium dekat rumah mereka, Hawk mengatakan bahwa ia merasa lelah dan pergi tidur siang. Ketika istrinya memeriksa Hawk pd jam1 pagi, ia meninggal karena serangan jantung.





5.Andre the Giant (Andre Rene Roussimoff) - Andre the Giant meninggal dalam tidurnya karena gagal jantung kongestif pada malam tanggal 27 Januari 1993, di sebuah kamar hotel Paris. Pada saat itu, ia berada di Paris untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Jasadnya dikremasi sesuai dengan permintaannya dan abunya ditebarkan di tanah pertaniannya di Ellerbe, North Carolina.






6.Big Boss Man (Raymond Walter Traylor, Jr) - Big Boss Man meninggal karena serangan jantung di rumahnya di Atlanta, Georgia pada 2 September 2004.








7.Yokozuna (Rodney Agatupu Anoaʻi) - Pada tanggal 23 Oktober 2000, Anoai meninggal akibat edema paru di kamarnya di Hotel Adelphi di Liverpool, Inggris sementara pada tur gulat independen di Eropa. Pada saat itu, secara luas dilaporkan bahwa ia meninggal karena gagal jantung atau serangan jantung, tapi ini kemudian ditemukan tidak benar karena paru-parunya menunjukkan tanda-tanda parah penyumbatan akibat cairan.

Senin, 21 Mei 2012

Tips Untuk Penderita Lemah Jantung


Olahraga Ringan 30 Menit
Rajin berolahraga adalah cara tepat memulihkan lemah jantung. Seperti melakukan senam aerobik yang akan meningkatkan detak jantung dan menurunkan tekanan darah. Anda juga bisa melakukan olahraga jalan kaki, berkebun, naik sepeda, atau berenang. Rutin melakukannya minimal 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu akan menguatkan jantung lemah Anda.

Hidup tanpa Merokok
Rokok adalah musuh utama jantung. Merokok sama seperti memasukkan racun ke dalam tubuh sendiri. Perlambatan atau perlemahan kerja jantung termasuk salah satu akibat dari asap rokok yang terus menerus masuk ke dalam tubuh. Zat CO2 dan Nikotin pada rokok berperan penting dalam membuat lemah jantung sebab pembuluh darah menjadi menyempit dan mengurangi kemampuan sel darah merah dalam memasok oksigen.tips untuk penderita lemah jantung sebaiknya anda berhenti merokok mulai dari sekarang.


Menurunkan Berat Badan
Memiliki berat badan normal juga membantu memperkuat lemah jantung. Berat badan berlebih membuat organ-organ tubuh akan bekerja ekstra keras. Selain potensial mengakibatkan terjadinya serangan jantung, kelebihan berat badan juga akan memicu stroke, diabetes, dan tekanan darah tinggi.
Mengurangi Lemak

Perlu berhati-hati saat mengkonsumsi daging dengan kandungan lemak yang tinggi. Hal itu dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dan menyebabkan terjadinya penimbunan lemak. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar dan membahayakan kesehatan jantung. Batasi konsumi daging berlemak tinggi tidak lebih dari 10 persen konsumsi kalori sehari-hari Anda.

Selasa, 15 Mei 2012

8 Tips Nutrisi untuk Mengurangi Resiko Terkena Serangan Jantung


1. Perbanyak konsumsi ikan; Ikan merupakan sumber protein dan juga nutrisi lainnya. Ikan juga mengandung asam lemak omega 3, yang sangat membantu mengurangi resiko serangan jantung dan juga penyakit stroke. The American Heart Association menyarankan untuk mengkonsumsi setidaknya dua kali dalam seminggu lemak omega 3 yang banyak terkandung di dalam ikan, seperti salmon.

2. Perbanyak konsumsi sayuran, buah, gandum utuh, dan juga kacang-kacangan.

3. Memilih lemak kalori lebih bijak; selalu tanamkan hal ini dalam pikiran Anda.

4. Batasi Total Fat grams: Mengkonsumsi sedikit makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans fat ; contohnya lemak yang terkandung dalam mentega, margarin, dressing salad, gorengan, makanan manis, dan juga kue-kue manis.

5. Saat Anda mengkonsumsi lemak tambahan, gunakanlah lemak dengan kadar lemak tak jenuh yang tinggi atau lemak tak jenuh ganda; seperti yang terkandung dalam canola, olive, dan juga minyak kelapa.

6. Perbanyak konsumsi berbagai jenis protein; Biasanya mengkonsumsi makanan yang tinggi protein lema kseperti daging dan dairy product adalah makanan yang mampu meningkatkan resiko terserang penyakit jantung. Untuk mengurangi faktor tersebut dapat dengan cara menyeimbangkan makanan yang dimakan seperti ikan, dan sumber protein dari sayuran.

7. Batasi makanan yang mengandung kolesterol.

8. Olah raga yang teratur, dan juga nikmati hidup Anda khususnya dengan makanan yang Anda makan dan hiduplah secara sehat. Karena hal ini dapat membuat Anda merasa lebih baik. Nah, mulailah hidup sehat demi jantung Anda dari sekarang.

Senin, 14 Mei 2012

Heart Attack


Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke bagian otot jantung. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme - mengencangnya nadi koroner - atau akibat penggumpalan darah - thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya dipasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelahsplasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.

Penyebab yang kurang umum dari serangan jantung adalah kejang parah atau pengetatan arteri koroner yang memotong aliran darah ke jantung. Kejang ini dapat terjadi pada orang dengan atau tanpa penyakit arteri koroner. Kadang-kadang kejang arteri dapat disebabkan oleh stres emosional, paparan dingin ekstrim, merokok, atau minum obat tertentu seperti kokain.

Faktor-faktor tertentu membuatnya lebih mungkin bahwa Anda akan mengembangkan penyakit arteri koroner dan serangan jantung. Faktor-faktor risiko mencakup beberapa hal yang tidak bisa berubah. Jika Anda seorang pria di atas usia 45 atau wanita di atas usia 55 Anda berada pada risiko yang lebih besar. Memiliki riwayat keluarga penyakit jantung dini, didiagnosis pada seorang ayah atau saudara sebelum usia 55 atau pada ibu atau saudara perempuan sebelum usia 65 merupakan faktor risiko. Anda juga beresiko jika Anda memiliki riwayat pribadi angina atau serangan jantung sebelumnya, atau jika Anda sudah memiliki prosedur jantung seperti angioplasty atau bypass jantung.